KATAKU - KATAMU - KATA KALIAN

Entri Populer

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Bboy BonyaX

Bboy BonyaX
bboy is not look how oldest you are...

Chatting

Pengikut

Dancing With The Time

picture widgets

Jumat, 23 September 2011

I'm so sorry if i've make you angry to me....

Honestly, i've make my mom angry to me last night, because i almost burn my house...

Yeah that's my bad ma, i don't know what the hell's going on to me, why i'm doing like that, Oooooh GOD i'm so fucked' up last night untill my mom called me crazy, yeah i'm so sick i thought... DAMN.....!!!!

I've got a damn by GOD last night, but please appreciate me just for a lil' bit ma,  why you always underestimate me from the past until now, you know what? i always crying in every night, i always want to make you pride of me but what i've got...? it's nothing happen to me.. I always got what i never want it a lots before...
I know i'm wrong, I messed things up last night, I almost burned the house because of the mistakes I do...
FUCK.............!!!!!!!!!!!! Aaaaaarrrrrgggggggghhhhhhhh.............!!!!!!!!!
Oh GOD where are YOU when i need YOU, i need YOUR big huge, give me YOUR HANDS to help me here, i'm so stuck here like a little boy without a parents were here..


I've got blame by myself....
I was really really sloppy in everything it seems ...
oh please god of this your servant, what must I do to get better .....


The point is I'M SO SORRY TO YOU ALL GUYS.....................


(T_T)  
:'((

Senin, 19 September 2011

Definisi Pembangunan dan Sosial Pembangunan menurut para ahli dan saya pribadi


AFFAN SOFWAN
V (Lima) B / IKO Pagi
0903110063
UMSU MEDAN SUMATERA UTARA


Definisi Pembangunan menurut para ahli dan saya pribadi


  • Berger (1987), memandang modernisasi sebagai suatu rangkaian fenomena historis yang jauh lebih spesifik, yang diasosiasikan dengan tumbuhnya masyarakat-masyarakat industrial.

  • Dissaynake (1984), mendefinisikan pembangunan sebagai proses perubahan sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup dari seluruh atau mayoritas masyarakat tanpa merusak lingkungan alam dan cultural tempat mereka berada dan berusaha melibatkan sebanyak mungkin anggota masyarakat dalam usaha ini dan menjadikan mereka penentu dari tujuan mereka sendiri.

  • Rogers dan Shoemaker (1971), mendefinisikan pembangunan sebagai suatu jenis perubahan sosial, dimana ide-ide baru diperkenalkan pada suatu sistem sosial untuk menghasilkan pendapatan per kapita dan tingkat kehidupan yang lebih tinggi melalui metode produksi yang lebih modern dan organisasi sosial yang lebih baik. Pembangunan adalah modernisasi pada tingkat sistem sosial.

  • Siagian (1994) memberikan pengertian tentang pembangunan sebagai “Suatu usaha atau rangkaian usaha pertumbuhan dan per­ubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh suatu bangsa, negara dan pemerintah, menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building)”. Sedangkan Ginanjar Kartasas­mita (1994) memberikan pengertian yang lebih sederhana, yaitu sebagai “suatu proses perubahan ke arah yang lebih baik melalui upaya yang dilakukan secara terencana.


Referensi :


1.    Pendapat saya mengenai definisi Berger (1987), kita harus lah lebih mengutamakan perubahan terhadap potensi diri kita dengan mempelajari masa lalu sebagai sumber pengetahuan, setelah itu bagaimana kita mampu mengasosiasikan potensi diri kita terhadap lingkungan.

2.    Menurut pendapat saya terhadap definisi yang diterapkan oleh Dissaynake (1984), adalah bagaimana pembangunan itu sendiri di adakan atau dilakukan tanpa harus ada unsur kecurangan “saling menyakiti / merusak”  satu sama lain terutama terhadap alam semesta, karena alam merupakan sumber ilmu bagi kita semenjak dini hingga kini.

3.    Menurut Pendapat saya terhadap definisi dari Roger dan Shoemaker (1971), bahwasannya pembangunan merupakan suatu bentuk perubahan yang positif Karena mampu melahirkan prilaku sosial untuk berjiwa kompetitif, innovative, dan productive terhadapa perkembangan dan perubahan yang lebih baik.

4.    Menurut pendapat saya terhadap teori mereka tentang definisi pembangunan merupakan perubahan yang terencana, saya setuju terhadap pendapat mereka “Siagian (1994) dan Ginanjar Kartasasmita (1994)” akan hal yang terencana tersebut, akan tetapi apakah semua mampu berjalan sesuai rencana meski dengan perhitungan penuh dan akurat, pembangunan merupakan rencana untuk masa depan dengan matang memperhitungkan bagaiamana kita menghadapi segala masalah yang akan kita hadapi nantinya, itu menurut saya pribadi.


Definisi Sosial Pembangunan menurut para ahli dan saya pribadi

  • Menurut Soerjono Soekanto, pengetahuan sosial dapat diterapkan dan berguna untuk kehidupan sehari-hari, misalnya untuk memberikan data-data sosial yang diperlukan pada tahapan perencanaan, pencaharian, penerapan dan penilaian proses pembangunan.

  • Menurut Webster, sosial pembanguan juga menimbulkan hubungan interaksi pada masyarakat. Interaksi tersebut menimbulkan adanya gotong royong. Aktivitas gotong royong dalam berbagai dimensi memberikan implikasi semangat dan value untuk saling memberikan jaminan atas hak dan kelangsungan hidup antar sesama warga masyarakat yang masih melekat cukup kuat.

  • Menurut Marx Weber dan Durkheim, sosial pembangunan sangat dipengaruhi oleh pokok – pokok pemikiran kehidupan sosial masyarakat yang juga membawa dampak pada lahirnya dimensi – dimensi baru dalam konsep pembangunan.

Referensi :

1.    Pendapat saya mengenai definisi Menurut Soerjono Soekanto, ialah dimana kita diajarkan bagaimana caranya beradaptasi dengan segala bentuk keadaan yang sama sekali belum pernah kita jumpai sebelumnya.

2.    Menurut pendapat saya terhadap definisi Menurut Webster, semua memang lah sangat berkaitan erat antara sosial dan pembangunan, dan itu dikarenakan pembangunan takkan pernah berjalan lancar apabila kehidupan sosialnya tidak pernah mengalami perubahan terhadap pola kehidupan serta pola pikir masyarakat masing – masing.

3.    Menurut Pendapat saya terhadap definisi Marx Weber dan Durkheim, ialah kehidupan sosial sangat lah berpengaruh besar dan itu dikarenakan dikala pola pikir kehidupan sosial berkembang semakin maju maka pembangunan juga akan menghasilkan suatu hal yang dimana kita sendiri tak pernah menyangka akan hal yang belum pernah dirasakan, dilihat, dan didengar sebelumnya.

Minggu, 18 September 2011

Definisi Kapital Sosial menurut beberapa ahli:

Definisi Kapital Sosial menurut beberapa ahli:
1. Definisi menurut James Coleman (1988) • Catatan Robert Lawang terhadap pendapat Coleman adalah tidak adanya rumusan kalimat definisi yang jelas dan tegas. Hal tersebut mungkin dilatarbelakangi oleh adanya asumsi bahwa semua pembaca sudah mengetahui apa artinya struktur sosial, fungsi, aspek-speknya, kapital sosial itu sendiri serta sejumlah konsep ekonomi terkait kapital sosial. • Menurut Coleman, Kapital Sosial didefinisikan dengan fungsinya. Kapital sosial bukanlah suatu entitas tunggal tetapi terdiri dari sejumlah entitas dengan dua elemen yang sama (untuk semua entitas itu) : [i] semuanya terdiri dari aspek struktur-struktur sosial [ii] memfasilitasi tindakan-tindakan tertentu dari aktor-apakah orang per orangan atau aktor-aktor badan hukum dalam struktur itu. • Konsep fungsi, struktur dan sistem sosial merupakan kata kunci dalam paradigma fungsionalisme struktural. • Konsep aktor merupakan kata kunci dalam paradigma pertukaran sosial dan interaksionisme simbolik. • Menurut penulis, Coleman tidak mau membuang konsep diatas karena (mungkin) diperlukan dalam mengkonstruksikan teori baru. • Definisi diatas tidak begitu mudah untuk diterapkan, sehingga yang sering diambil dari definisi diatas adalah hubungan antara variable independen dan dependennya. • Namun ada yang sering dilupakan oleh peneliti yang berlatar belakang ekonomi yaitu analisis struktural - baik dalam bentuk obyektif dan antarsubyektif.
2. Definisi Robert Putnam (1993) • Menurut penulis, definisi tentang kapital sosial dari Putnam lebih eksplisit dan jelas serta dikonstruksikan dari acuan pustaka yang lebih luas, yang merupakan gabungan dari saripati dari definisi para ahli lain seperti Coleman, Glenn Loury, P.A. Wallace, A. Le Mund dll. • Menurut Putnam, Kapital Sosial menunjuk pada bagian-bagian dari organisasi sosial seperti kepercayaan, norma dan jaringan yang dapat meningkatkan efisiensi masyarakat dengan memfasilitasi tindakan-tindakan yang terkoordinasi. • Dengan kata lain, kapital sosial itu bersifat produktif, memungkinkan pencapaian tujuan tertentu, yang tanpa kontribusinya tujuan itu tidak akan tercapai. Dicontohkan bagaimana petani mencari rumput dan meminjamkan alat-alat kepada petani lain. • Wujud struktur sosial yang menjadi satuan analisis studi Putnam ataupun pengikut aliran ini adalah institusi sosial (termasuk di dalamnya analisis kebutuhan pokok, cara-cara pemenuhan kebutuhannya baik dalam pengembangan perilaku maupun dalam bentuk organisasi). • Kekeliruan yang seringkali terjadi dalam penelitian seperti ini adalah satuan analisis organisasi lebih menonjol daripada alisisi struktural / institusional yang merupakan ciri khas analisis sosiologik.
3. Definisi Francis Fukuyama (1995) • Menurut Fukuyama ada dua definisi yang bisa ditemukan dalam 2 sumber yaitu, a. Kapital Sosial menunjuk pada kapabilitas yang muncul dari kepercayaan umum di dalam sebuah masyarakat atau bagian-bagian tertentu darinya. (Trust;1993) b. Kapital sosial adalah serangkaian nilai atau norma informal yang dimiliki bersama di antara para anggota suatu kelompok yang memungkinkan terjalinnya kerjasama di antara mereka. (The Great; 1999) • Dalam buku Trust, pembahasan tentang kapital sosial lebih banyak melihat hubungan dengan pebedaan yang sangat mencolok antara negara atau masyarakat yang memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dan yang memiliki tingkat kepercayaan yang rendah. • Sedangkan buku The Great memusatkan perhatian terhadap kekacauan (disruption) yang ditimbulkan oleh rendahnya kapital sosial.
4. Definisi Bank Dunia • rumusan dari Bank Dunia ini adalah hasil dari para ahli yang tergabung dalam kelompok Advisory Council to the Vice Presidency for Environmentally SUstainable Development. • Ada 2 definisi kapital sosial menurut bank dunia yaitu: a. Kapital sosial menunjuk pada norma, institusi dan hubungan sosial yang membentuk kualitas interaksi sosial dalam masyarakat. b. Kapital sosial menunjuk pada norma, institusi dan hubungan sosial yang memungkinkan orang dapat bekerja sama. • Definisi yang pertama terdapat kelemahan yaitu ketidakjelasan dalam mengartikan konsep-konsep yang termasuk dalam variable independen (norma, institusi dan hubungan sosial) serta kualitas interaksi sosial yang termasuk dalam variable dependen, karena ada fleksibilitas yang dapat diperoleh dari definisi ini.
5. Definisi Jonathan H. Turner (2005) • Kapital sosial menunjuk pada kekuatan-kekuatan yang meningkatkan potensi untuk perkembangan ekonomi dalam suatu masyarakat dengan menciptakan dan mempertahankan hubungan sosial dan pola organisasi sosial. • Menurut penulis definisi dari Turner adalah definisi kapital sosial yang lebih dekat dengan sosiologi, namun terdapat kekurangan secara operasional ketika harus digunakan untuk melakukan penelitian lapangan yaitu: a. Kekuatan yang dimaksud sangat luas dan tidak spesisifik karena bisa menunjuk pada kekuatan personal, individual, psikologik, struktural, politik, agama, budaya, gaib, mafia, atau apa saja sepanjang dia dapat mendorong potensi untuk perkembangan ekonomi. b. Fungsi kapital sosial hanya terbatas pada tujuan-tujuan yang bersifat ekonomi saja. c. Definisi ini tidak memberikan alternative yang sudah dikembangkan oleh para ahli ekonomi – sosiologi (atau sosiologi perekonomian).

The Book I Always Read

  • Jurnalistik Indonesia
  • MADILOG
  • Pengantar Logika
  • Pengantar Politik
  • Personality Plus
  • The Secret

WHATEVER

ThirtyThirty in New York
Powered by Best Free Counters

just looking for here

Daftar Blog Saya

what about you by this blog articles...?

Total Tayangan Halaman